Thursday, 1 February 2018
Home »
» Vaksin Jenis DT Belum Ada
Vaksin Jenis DT Belum Ada
BOGOR–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor siap mendistribusikan vaksin difteri ke 101 puskesmas. Untuk tahap pertama, 30 ribu vaksin jenis Td telah sampai di Dinkes Kabupaten Bogor, kemarin (30/1). Besok (hari ini, red), 30 ribu vaksin Td lainnya akan sampai, disusul 41 ribu vaksin Pentabio.
Kepala Seksi Surveilans Dinkes Kabupaten Bogor, Adang Mulyana menjelaskan, 101 puskesmas akan mengambil vaksin ke Dinkes sebagai bagian pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Difteri.
“Untuk putaran pertama, tapi secukupnya vaksin. Kami sudah buat alokasi per puskesmas, karena setiap puskesmas kebutuhannya berbeda-beda. Mereka (puskesmas), ada yang mulai vaksin tanggal 1 atau 5 Februari. Estimasi selama dua minggu ORI ini selesai, dan nanti akan ada lagi, secara bertahap untuk putaran kedua,” jelas Adang.
Adang memaparkan, total 60 ribu vaksin jenis Td diperuntukkan anak-anak usia 7–19 tahun. Sementara, vaksin Pentabio dengan total 41 ribu, bagi anak usia 1–5 tahun. “Sasaran usia 5–7 tahun, menggunakan vaksin jenis DT, nah ini yang belum ada,” paparnya.
Menurut Adang, setiap puskesmas memiliki jadwal masing-masing untuk pelaksanaan ORI, apakah terlebih dahulu dilakukan di sekolah atau komunitas. Dengan sasaran ORI hampir 2 juta lebih, Adang mengatakan, cakupan Kabupaten Bogor bebas difteri 95 persen.
“Kalau peluang kasus kan selalu ada saja, di atas 19 tahun bisa terkena karena kasus ini tidak mengenal umur. Untuk suspect kan selalu ada saja laporan, tapi yang positif masih tetap 3. Memang ada penelitian Litbang yang belum keluar, dan masih kami tunggu, sementara masih aman,” tuturnya.
Adang menambahkan, bagi yang berusia di atas 19 tahun karena tidak menjadi sasaran ORI, disarankan untuk melakukan imunisasi difteri secara mandiri ke rumah sakit.
“Kalau mandiri itu tergantung rumah sakitnya, menyediakan vaksin atau tidak dengan harga yang beragam,” tandasnya. (wil)
sumber :Radar Bogor
Related Posts:
Kelabui Polisi, Pelaku Curanmor di Ciawi Bogor Ini Preteli Motor Curiannya Pelaku curanmor kian lihai untuk menghapus jejak kriminal mereka. Salah satunya mempereteli barang curian dengan menjualnya satu persatu.Kasus itu diungkap jajaran Polsek Ciawi, rabu (15/11/17). Pelaku berinisial S (19) wa… Read More
Gemblong Pencuri ATM Marak Berkeliaran di Gunung putri Bogor Pencurian dengan modus jegal kartu ATM marak terjadi di area Gunungputri. Polsek Gunungputri berhasil menahan salah satu pelaku yang ditangkap satpam, saat beroperasi di sebuah area pertokoan di perumahan Kota … Read More
Xtrack ATV Adventure, Petualangan Baru di Summarecon Mall Bekasi BEKASI- Ada yang baru di Summarecon Mall Bekasi. Lahan seluas 6.564 meter persegi disiapkan mall terbesar di Kota Bekasi ini bagi pengunjungnya untuk merasakan petualangan baru.Ya, Xtrack ATV Adventure mengajak pengunjung … Read More
Massa Protes Kecurangan Pilwalkot Bekasi 2018, Lho Kok Bisa? BEKASI – Sejumlah massa mendadak menyambangi KPU dan Mapolrestro Bekasi Kota, kemarin. Mereka memprotes sejumlah kecurangan dalam pelaksanaan Pilwalkot Bekasi 2018.Salah satu kecurangan yang dipersoalkan massa itu soal ada… Read More
Pembangunan Perumahan di Babelan Menggangu Warga BABELAN – Proyek pembanguan sejumlah perumahan di wilayah kecamatan Babelan, mendapat penolakan dari warga. Pasalnya, selain belum mendapat persetujuan dari warga, kendaraan berat yang melintas juga dianggap mengganggu ken… Read More
0 komentar:
Post a Comment