Banner 1

Tuesday, 20 February 2018

Paslon Mulai ”Obral” Program


BOGOR–RADAR BOGOR,Tahap demi tahap proses pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwalkot) Bogor terus bergulir. Terhitung, sudah empat hari masa kampanye pilwalkot berlangsung. Empat pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota Bogor pun mulai turun menyapa masyarakat.

Mereka juga sudah memaparkan visi-misi membangun Kota Hujan untuk lima tahun ke depan. ”Namun ingat, program yang diusung keempat calon tersebut harus sesuai dengan rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD),” ujar Komisioner KPU Kota Bogor Siti Natawi.

Dia menjelaskan, visi-misi para calon sudah disampaikan ke KPU Kota Bogor sejak masa pendaftaran paslon wali kota dan wakil wali kota Bogor periode 2018-2023. Keempat paslon, kata dia, sangat diperkenankan untuk memaparkan gagasannya tersebut dalam setiap kampanye mereka di masyarakat.

”Saat ini visi-misi calon sudah dapat dilihat di website KPU RI,” bebernya.Sementara, Ketua Panwaslu Kota Bogor Yustinus Eliyas Mau mengingatkan agar visi-misi paslon wali kota dan wakil wali kota Bogor tidak membawa keberhasilan dari program-program pemerintahan, khususnya bagi calon petahana. Keputusan tersebut diambil sebagai azas keadilan dengan paslon lainnya. ”Semua itu dilakukan agar adil,” kata Yustinus.

Sebagai paslon yang mengikuti bursa pilkada, tentu harus menunjukkan dan ”menjual’’ visi-misinya sendiri ke masyarakat. Sebab, jika saat berkampanye menyebutkan program yang telah dianggap berhasil, tentu itu tidak elok, karena program tersebut dilakukan dengan wakil wali kota yang berbeda. ”Jadi kandidat harus benar-benar menunjukkan visi-misi dia sendiri,” tegasnya.

Adapun visi-misi para calon mayoritas masih fokus kepada upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Misalnya paslon nomor urut 1 Achmad Ru’yat dan Zaenul Mutaqin yang mempunyai visi Bogor kota jasa yang nyaman dengan masyarakat sejahtera dan pemerintahan amanah.

Sedangkan paslon nomor urut 2 Edgar Suratman-Sefwelly Gynanjar mempunyai visi mewujudkan Kota Bogor sebagai kota berkarakter yang berwawasan lingkungan berbasis penguatan religi, kearifan lokal, perdagangan jasa, pengembangan ekonomi kerakyatan dengan pelayanan prima.

Adapun calon nomor urut 3 Bima Arya dan Dedie A Rachim menggagas visi kota jasa yang nyaman dengan masyarakat madani dan pemerintahan amanah. Sedangkan paslon nomor urut 4 Dadang Danubrata-Sugeng Teguh Santoso menggagas visi terwujudnya Bogor berdaya, mandiri dan berbudaya dilandasi nilai-nilai agamis serta gotong royong. (ded/c)

sumber :Radar Bogor

Related Posts:

  • Galang Bantuan untuk Rohingya CIBUBUR–Tragedi kemanusiaan di Rohingya, tengah menjadi perhatian dunia. Termasuk warga Indonesia yang turut membantu warga Rohingya dalam hal apa pun. Seperti halnya Majelis Taklim An-Nuriyyah bekerja sama dengan Kandank … Read More
  • Curhat ke Presiden, Berujung Klarifikasi BOGOR–Pernyataan salah satu notaris asal Bogor, Elizabeth Karnia Leonita di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kongres Ikatan Notaris Indonesia di Bali beberapa waktu lalu, berujung pada klarifikasi di Kantor Badan… Read More
  • Bisa Jadi Aksesori Hijaber CIBUBUR–Aksesori kalung adalah salah satu andalan wanita untuk tampil fashionable, tak terkecuali para hijaber. Bahan dan model kalung yang beragam, memberikan pilihan bagi penggunanya untuk melengkapi gaya.Ada beberapa ca… Read More
  • Geliat Kos-kosan di Dramaga DRAMAGA–Kampus IPB Dramaga menjadi tambang emas bagi pebisnis rumah kos-kosan. Jumlah mahasiswa yang mencapai belasan ribu jiwa per tahunnya, menjadi lumbung rupiah bagi mereka.Maka tak heran jika kawasan Dramaga menjadi b… Read More
  • Bakar Sampah, Dapur Ikut Terbakar BOGOR–Selalu waspada saat membakar sampah di pekarangan. Apalagi yang berdekatan dengan bangunan rumah. Pasalnya, kejadian tidak menyenangkan harus dialami Tatang Koswara. Dapur rumah miliknya yang berlokasi di Kampung Suk… Read More

0 komentar:

Post a Comment