BOGOR – Belum juga cair, dana program Pembangunan
Infrastruktur Sosial dan Ekonomi (PISEW) dari pemerintah pusat, sudah
jadi bancakan.
Kabarnya, ada aksi bagi-bagi fee suksesi antara pihak
koordinator dana, dengan kecamatan atau desa penerima.
“Saya kaget, ketika koordinator bilang 30-70 persen. Jadi tidak 100
persen dana itu turun.
Ada 30 persen untuk fee koordinator,” kata salah
satu staf Kecamatan Gunungputri yang enggan disebutkan namanya.
Sumber Radar Bogor itu menyebut, untuk wilayah Gunungputri, program tersebut berada di bawah koordinator tim dari Anggota DPR RI Anton S Suratto.
Disebutkan pula, pemotongan fee dilakukan usai dana bantuan cair.
Sistemnya hanya berdasarkan kepercayaan saja. Tak ada perjanjian
tertulis.
“Untuk pendampingan Rp300 juta, dipotong 30 persen.
Kami hanya terima
70 persennya,” ucap PNS itu, seraya menjelaskan bahwa miliaran rupiah
dari PISEW sedianya digunakan untuk membangun jalan empat desa di
Kecamatan Gunungputri.
Dikonfirmasi terpisah, Anggota DPR RI Anton S Suratto membenarkan
dirinya tengah mengawal pencairan bantuan dana PISEW di beberapa
kecamatan.
Namun, Anton mengaku baru mengetahui kabar adanya bagi-bagi
fee antara koordinator dan calon penerima.(ent)
0 komentar:
Post a Comment