Banner 1

Tuesday, 10 April 2018

Buru Dua Pelaku Penganiayaan



Polres Bogor me­ngamankan empat pelaku penganiayaan hingga tewas terhadap seorang remaja ber­inisial UR (17), Senin (2/4). Pe­laku mengatasnamakan geng pelajar SBYM yang terdiri dari empat sekolah kejuruan yang sering melakukan provokasi ta­wuran di Bogor. SBYM sendiri merupakan singkatan dari, Sky, Bastard, Yatek dan Meboet.

Korban UR tewas di Jalan Raya Bogor-Sukabumi, Kecama­tan Cigombong, pada Jumat (30/3) lalu sekitar pukul 16.00 WIB. Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky menuturkan, saat keja­­dian UR bersama dua temannya, yakni MA (15) dan IH (17), me­ngenakan pakaian bebas naik truk melintas dari Sukabumi menuju Bogor.

Kata dia, korban dan teman-teman­nya sedang menumpang truk hendak menghadiri acara ke­aga­­maan di daerah Ciawi. Saat di te­ngah jalan, truknya distop geng SBYM dan langsung me­nganiaya korban hingga tewas.

”Ini jelas salah sasaran, geng ini secara random saja me­nyerang, yang diketahui truk itu berisi korban yang mirip meng­gunakan seragam seko­lah,” kata Dicky di Mapolres Cibinong, kemarin (6/4).

Dijelaskannya, akibat pe­nye­rangan tersebut, kor­­ban me­ning­gal dunia karena me­nga­lami luka bacok di bagian pung­gung. Semen­tara dua temannya MA dan IH berha­sil selamat namun menga­­la­mi luka bacok di tangan. Usai melakukan pe­nye­ra­ngan, geng SBYM kocar-kacir melari­­kan diri.

Polisi yang datang ke lokasi pun langsung melakukan olah tempat kejadian dan memeriksa saksi-saksi. Dari hasil pengem­bangan, diketahui empat identitas pelaku yakni HF (17), DD (19), RP (20), dan AS (18). Mereka ditangkap di wilayah Depok dan Sukabumi.

Dicky menyebut, pelaku me­ngaku dari kelompok pelajar SMK swasta gabungan di wilayah Bogor dengan nama SBYM. Geng pelajar ini juga ter­identifikasi melakukan tawu­ran di beberapa tempat di wilayah Kabupaten Bogor.

”Seperti di Citeureup awal Januari 2018. Satu pelajar juga tewas dalam kejadian itu,” katanya.

Lebih lanjut Dicky me­ngu­raikan, dari pengakuan pelaku, setiap aksi penyerangan yang dilakukan oleh kelompok tersebut selalu direkam meng­gunakan telepon genggam se­bagai dokumentasi. Nantinya, hasil rekaman itu akan di-share sebagai bentuk kebanggaan di lingkup mereka.

Selain keempat pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah cerulit, baju koko milik korban dan sepeda motor yang digu­nakan pelaku melarikan diri. ”Kami masih memburu dua DPO, pelaku lain berinisial IW dan HK masih buron,” tegasnya.

Dicky menambahkan, pelaku dijerat Pasal 80 ayat (3) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlin­dungan Anak dan atau Pasal 340 KUHP, dan atau Pasal 338 KUHP dan atau 170 ayat (3) KUHP dan Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Bimantoro mengatakan, pihaknya masih terus memburu dan melakukan penelusuran anggota geng SBYM, karena sudah sangat meresahkan. Tidak hanya bru­tal, aksinya juga menyebab­kan hilangnya nyawa seseorang.

”SBYM ini sudah terlibat beberapa kali tawuran, salah satunya di Citeureup dan terakhir di Cijeruk, bahkan ada yang meninggal juga. Untuk masalah profil SBYM, kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait pemetaan orang-orang ini, karena se­ba­gian besar sekolah-sekolah ini bukan berada di Kabupaten Bogor, tapi di Kota Bogor,” tandasnya.


Sumber : radarbogor.id

Related Posts:

  • Hadirkan Kembali Keseruan Egg Hunt Mengajak anak untuk beraktivitas di luar sekolah, Mal Ciputra Cibubur (MCC) akan menggelar kegiatan Egg Hunt (mencari telur) dan Candy Shower (mandi permen) yang dikhususkan bagi anak-anak sekitaran Cibubur.Kegiatan ini me… Read More
  • Komunitas Mobil Bantu MCK Madrasah Sesuai perencanaan program kemanusiaan, VES CJ 64 Region Cileungsi -komunitas yang terdiri dari jenis mobil Vitara Escudo dan Sidekick- menyalurkan bantuannya pada 17-18 Maret lalu.Bantuan berupa sarana fasilitas umum man… Read More
  • Tugas TNI AU Makin Dinamis Upacara 17 tiap bulan dilaksanakan di Main Appron Lanud Atang Sendjaja (ATS), kemarin (19/3), diikuti seluruh prajurit dan pegawai negeri sipil (PNS) dengan Inspektur Upacara Komandan Lanud ATS Marsma TNI Irwan Is. Dunggio… Read More
  • Pelaku Cemburu dengan Korban Tim gabungan dari Polres Bogor dan Polsek Cileungsi berhasil menga­mankan BS (39), pembakar wanita bernama Yeni di rumah kontrakannya di Cikeriwis, Desa Limusnunggal, Ke­camatan Cileungsi, pada 8 Maret lalu.Kapolres Bogor … Read More
  • SDN Ciluar 02 Tahun ini Bakal Diperbaiki Komite Pe­mantau Legislatif (Kopel) menyoroti kondisi kelas SDN Ciluar 02, Desa Ci­man­dala, Kecamatan Sukaraja, yang ambruk medio No­vem­­ber 2017 lalu. Ironisnya, hing­ga kini, masih belum diper­baiki, bahkan puing-puing… Read More

0 komentar:

Post a Comment