Tuesday, 4 October 2016
Head To Head Dapil I, Petahana Bertahan?
POJOKJABAR.com, CIKARANG PUSAT – Tiga dari lima paslon bupati-wakil bupati yang akan bertarung pada 15 Februari mendatang merupakan jago yang diusung partai politik. Neneng Yasin-Eka Supriatmaja (Neneng Yes) diusung Golkar, PAN, Nasdem, Hanura, dan PPP.
Sa`duddin-Ahmad Dhani (Sah) disorong PKS, Gerindra dan Demokrat. Sedangkan Meilina Kartika Kadir-Abdul Kholik (Menarik) didukung PDIP, PKB, PBB, PPP. Parpol-parpol pengusung itu sudah memiliki modal suara awal untuk memperebutkan kursi Wibawamukti I. Tapi, mampukah perolehan suara legislatif berulang di Pilbup 2017 nanti?
Data KPU Kabupaten Bekasi berdasarkan Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 lalu, misalnya Partai Golkar, PAN, Nasdem, Hanura, dan PPP versi Djan Faridz, cukup mendominasi perolehan kursi di DPRD Kabupaten Bekasi.
Di legislatif, kelima parpol pengusung petahana ini memiliki modal suara 222.926 dari 23 kursi yang mereka kuasai. Rinciannya, Golkar 131.054 suara (10 kursi), PAN 46.219 suara (lima kursi), Nasdem 18.652 suara (tiga kursi), Hanura 9.345 (dua kursi), dan PPP 17.656 suara (tiga kursi).
Mantan bupati Sa`duddin yang mencoba turun gunung merebut kembali kursi bupati dengan menggandeng musisi Ahmad Dhani, mendapat dukungan awal parpol pengusung dengan suara lebih dari cukup.
Koalisi Membangun Bekasi (KMB) yang dimotori PKS bersama Gerindra dan Demokrat memiliki modal 123.448 suara/17 kursi di DPRD Kab. Bekasi.
Paslon ini lebih beruntung lagi, karena meski hanya memiliki lima kursi, yaitu 22.828 suara saat Pileg 2014, tapi parpol berlambang bulan sabit kembar ini menempatkan kadernya merebut kursi Wibawamukti 1.
Bandingkan dengan Gerindra yang memiliki tujuh kursi dengan raihan 49.776 suara yang harus rela di posisi nomor dua.
Demokrat dengan perolehan 50.844 suara dan lima kursi pun ‘takluk’ hanya menjadi pendukung duet politisi-musisi dalam barisan koalisi ini.
sumber : pojok jabar






0 komentar:
Post a Comment