BOGOR – Menghilangkan kesan kumuh dan kotor dari
pasar tradisional memang tidak mudah. Namun tidak juga sampah harus
dibiarkan begitu saja menumpuk di pasar. Kondisi itu terjadi di Pasar
Citeureup.
Sudah dua minggu sampah bekas sayur dan daging tidak diangkut oleh petugas kebersihan.
“Baunya sangat menyengat. Bahkan ada yang sampai meluber ke jalan,” ujar Pedagang Pasar Citeurep II Dwi (35) kepada Radar Bogor, Rabu (17/05/2016).
Kondisi itu membuat pembeli tidak nyaman dalam berbelanja. Tidak
diangkutnya sampah karena tidak lain aksi mogok petugas kebersihan.
Pedagang juga mengeluhkan minimnya pembeli.
“Bau sampah, jadi sepi pembeli. Padahal udah mau masuk
bulan puasa.
Kalau tidak diangkut khawatir nanti pembeli makin sedikit,” keluh Dwi (ent)






0 komentar:
Post a Comment