Wednesday, 24 January 2018
Home »
» Pengurus DPP Golkar Tinggal 251 Orang
Pengurus DPP Golkar Tinggal 251 Orang
JAKARTA-Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto akhirnya mengumumkan susunan pengurus harian untuk sisa masa bakti 2014-2019. Demi memenuhi persyaratan verifikasi, Airlangga memasukkan 75 kader perempuan di antara total 251 pengurus yang ditetapkan kemarin (22/1).
Pengumuman hasil revitalisasi kepengurusan Partai Golkar setelah musyawarah nasional luar biasa (munaslub) Desember lalu itu disampaikan langsung Airlangga di kantor DPP.
”Saya akan memanggil pengurus Partai Golkar. Pertama, Sekjen Bapak Lodewijk Freidrich Paulus. Kedua, Bendum Bapak Robert Joppy Kardinal,” kata Airlangga di hadapan para pengurus DPP Partai Golkar hasil revitalisasi.
Penempatan posisi Lodewijk sudah diprediksi pekan lalu. Mantan danjen Kopassus itu kerap disebut masuk di penentuan final nama sekjen. Bersaing dengan Ketua Steering Committee Munaslub Ibnu Munzir.
Airlangga menyatakan, struktur kepengurusan Partai Golkar saat ini lebih ramping. Sebelumnya jumlah pengurus 305 orang. Kini tinggal 251 orang. Revitalisasi kepengurusan dilakukan demi pemenangan Golkar menghadapi Pilkada serentak 2018 serta pemilu legislatif dan presiden serentak pada 2019. ”Secara spesifik, target Golkar pada 2019 adalah meningkatkan elektabilitas menjadi 16-18 persen,” ucapnya.
Dalam struktur pengurus inti atau para ketua koordinator bidang (korbid), Airlangga memadukan beberapa nama tim suksesnya dengan pengurus di era Setya Novanto. Ibnu Munzir menjadi ketua korbid kepartaian serta ketua tim suksesnya, Happy Bone Zulkarnain, menjadi ketua korbid pemilih luar negeri. Airlangga juga memasukkan kembali Yorrys Raweyai sebagai wakil ketua korbid bidang kajian strategis dan intelijen, mendampingi Letjen TNI (purnawirawan) Eko Wiratmoko.
Nama Idrus Marham yang tidak menjabat sekjen masih memiliki jabatan pengurus harian. Airlangga menempatkan Idrus sebagai korbid bidang kelembagaan eksekutif dan legislatif. Airlangga menyebutkan bahwa Idrus memang ada di kepengurusan. Namun, porsi kerjanya tidak sepadat saat menjabat sekjen.
”Soal Pak Idrus memang di portofolio, tapi tidak semasif sebagai posisi sekjen yang lalu,” ujarnya.(bay/c9/oni)
sumber :Radar Bogor
Related Posts:
MUI Kabupaten Bogor Usul Lahan Bekas THM Dibangun Masjid BOGOR – Eks lahan tempat hiburan malam (THM) di Kecamatan Kemang belum terlihat pemanfaatannya secara maksimal. Untuk mencegah kembalinya kegiatan negatif di tengah masyarakat, pembangunan sebuah sarana ibadah dianggap … Read More
Aston Bogor Hotel Keluarkan Tiga Menu Agustusan BOGOR – Menyambut bulan Agustus yang juga merupakan bulan kemerdekaan Republik Indonesia kita tercinta, Aston Bogor Hotel and Resort merilis tiga menu Food and Beverages yang bernuansa sangat Indonesia. Ass Public Relat… Read More
Pemkab Bogor Pasrah Hadapi Krisis PNS! BOGOR – Pemkab Bogor hanya bisa pasrah dengan banyaknya pegawai negeri sipil (PNS) yang akan pensiun. Terutama, pengajar dan tenaga medis. Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Adang Suptandar mengaku, tak bisa berbuat bany… Read More
MIRIS! Balita Gizi Buruk di Kabupaten Bogor Dicueki Desa BOGOR – Nasib malang harus dialami Muhamad Rifaldi (1,5). Di usia belia menderita kekurangan gizi. Ia juga berasal dari keluarga kurang mampu. Bungsu dari dua bersaudara ini, adalah anak Ahdi (46) dan Ismaia … Read More
Banyak Tanah, Jalan di Kabupaten Bogor Ini Picu Kecelakaan Lalu Lintas BOGOR – Warga yang melintasi Jalan alternatif Pakansari menuju simpang Kandangroda, harus lebih waspada. Sebab, tanah menutupi jalan. Sehingga, berdebu dan saat hujan menjadi licin. Pantauan hingga kemarin banyak truk … Read More
0 komentar:
Post a Comment