Monday, 16 April 2018
Home »
Berita Utama
» Proyek LRT Depo Bekasi Terkendala Pembebasan Lahan
Proyek LRT Depo Bekasi Terkendala Pembebasan Lahan
JAKARTA–RADAR BOGOR,Sebagian pembangunan proyek LRT (Light Rail Transit) milik PT Adhi Karya (Persero) Tbk untuk Depo Bekasi masih terkendala pembebasan lahan. Utamanya disebabkan oleh negosiasi harga lahan dengan warga yang belum menemukan titik temu.
Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Budi Harto mengatakan saat ini pihaknya tengah dalam tahap negosiasi dengan warga. “Jadi tolong di support agar lancar. Ada harga, ada keberatan,” ujar Budi. Menurutnya, dari 10 hektar lahan yang digunakan untuk proyek LRT Depo Bekasi, sebanyak 5 hektar merupakan milik Adhi Karya.
Sisanya sebanyak 5 hektar adalah milik warga. “Penyelesaian bulan Mei-Juni,” imbuhnya. Pembangunan proyek LRT ini dilakukan untuk mengurangi kemacetan di sekitar ibukota seperti Jakarta, Bogor, Bekasi maupun Depok.
Proyek dengan panjang lintasan sepanjang 44,43 km ini rencananya akan selesai pada 2019. Budi memastikan pengerjaan proyek tersebut tidak akan mengganggu jalannya Asian Games 2018. Pihaknya akan mengatur penempatan pagar proyek, pengaturan lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said, pengaturan jam kerja dan jenis-jenis pekerjaan konstruksi yang masih diperbolehkan berlangsung selama pelaksanaan Asian Games 2018.
Selain itu, pemerintah juga memastikan interkoneksi jaringan transportasi masal agar proyek tersebut bisa efisien dan efektif.
“Dari pak Jusuf Kalla belajar dari Bangkok bahwa angkutan massal berbasis rel akan efektif penggunaannya apabila panjang jaringan minimal 100 km,” ujarnya. Untuk itu, proyek tersebut akan terintegrasi dengan LRT, MRT, KRL dan kereta bandara dan bertemu di Dukuh Atas.
Sehingga total panjang lintasannya akan mencapai 100 km. Saat ini perkembangan pengerjaan proyek LRT Jabodebek sudah mencapai 36,3 persen. Rinciannya adalah di jalur Cibubur-Cawang mencapai 58,4 persen, Cawang-Dukuh Atas mencapai 19,9 persen, Bekasi Timur-Cawang mencapai 32 persen.
sumber: radarbogor.id
Related Posts:
Hampir Dua Hari Mengarungi Sungai demi Persiapan Ikut Ujian Nasional Berbasis Komputer Tanpa internet dan cuma punya satu komputer yang berfungsi, para siswa SMA di pedalaman Kalimantan Utara harus merantau puluhan hari ke ibu kota provinsi. Berbekal beras, cabai, kunyit, dan serai.FITRIANI, Tanjung SelorYAN… Read More
Akhirnya Kami Punya Kelas Baru, Kopel dan Yapika-ActionAid Salurkan Bantuan BOGOR–RADAR BOGOR, Setelah lama menanti, akhirnya SDN Cipinang 01 dan SDN Cipinang 03 memiliki ruang kelas baru. Kemarin (2/3), Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Indonesia bersama Yapika-ActionAid menyerahkan bantuan ke s… Read More
Ini Tips Berbelanja Ala Istri Paslon Wali Kota BOGOR-RADAR BOGOR, Sejak pagi tadi Lippo Plaza Keboen Raya Bogor dipadati ibu-ibu dan para istri Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor. Mereka hadir untuk mengikuti Shopping Run Radar Bogor, Minggu (4/3/18).Keempat ist… Read More
Chicco Jerikho Menikah di Bali NUSA DUA–Matahari yang perlahan undur diri menjelang senja di Sofitel Nusa Dua, Bali, pada Sabtu kemarin (3/3), menjadi saksi bersatunya Chicco Jerikho dan Putri Marino. Pasangan aktor dan aktris itu mengucap janji pernika… Read More
Foodmart: Ibu Cermat, Belanja Buah Lokal BOGOR-RADAR BOGOR, Para peserta Shopping Run Radar Bogor di Lippo Plaza Keboen Raya, Minggu (04/03), rupanya sudah mempersiapkan strategi masing-masing agar bisa berbelanja dengan cermat. Alhasil sang juara yakni pasangan … Read More
0 komentar:
Post a Comment