Banner 1

Tuesday, 3 April 2018

Fasilitas Umum Dibiarkan Rusak


Fasilitas umum di wilayah Cibubur banyak yang rusak. Salah satunya pagar besi di wilayah Kali Baru, sepanjang Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, yang meng­alami kerusakan parah. Kerusakan mem­bentang mulai dari Jembatan Gongseng hingga Pasar Induk Kramatjati. Kondisi ini tentu mengurangi keindahan kota dan membuat ketidaknyamanan bagi pejalan kaki.

Menurut Kasudin Kehutanan, Pertamanan, dan Pemakaman Jakarta Timur, Romi Sid­har­ta, banyaknya pagar yang hilang dan rusak tersebut akan dilakukan per­baikan. Perbaikan tersebut akan dilakukan secara bertahap.

Pada tahap pertama, perbaikan meliputi area pedesterian (jalur pejalan kaki) di Jalan Raya Bogor sepanjang 450 meter, mulai dari GOR Ciracas hingga simpang Kiwi, seberang Mapolsek Pasar Rebo, Jakarta Timur. Titik tersebut dipilih karena banyak pagar yang hilang, sehingga area dimanfaatkan sebagai lapak berjualan ataupun parkir liar.

”Kami akan lakukan perbaikan pagar, titiknya mulai dari pertigaan Kiwi hingga depan GOR Ciracas. Panjangnya sekitar 450 meter dengan anggaran sekitar Rp900 juta,” terangnya.

Alasan mengapa anggaran perbaikan pagar sangat mahal, menurut dia, spesifikasi pagar disesuaikan dengan pagar yang kini berdiri, yaitu besi berukuran 18 milimeter dengan tinggi 220 meter. Selain itu, setiap ruas pagar pun dibangun tembok beton untuk menahan beban pagar. ”Kami akan lelang dulu dan kemungkinan dipasa­ng pada triwulan ketiga atau sekitar September mendatang,” tukasnya.

Pantauan wartawan koran ini, sepanjang ruas Jalan Raya Bogor tersebut, tepatnya dari pertigaan Kiwi hingga depan GOR Ciracas, banyak pagar yang sudah usang berwarna hijau tua rusak.

Bahkan sebagian di antaranya hilang dicuri orang. Kondisi ini pun membuat jalur hijau yang dipagari tersebut banyak disalahgunakan warga untuk berjualan dan tempat parkir liar.

Kondisi serupa juga terlihat pada seberang Masjid Baitul Muttaqien, tempat yang dikenal sebagai lokalisasi liar kalangan waria. Pagar terlihat dipotong pada bebera­pa titik terpisah sebagai akses keluar masuk taman yang berada di pinggir kali.

Kondisi serupa terlihat pada pagar di proyek Perumahan Prajawangsa City. Pagar yang semula tersambung, kini hilang akibat pembangunan jembatan perumahan pribadi. Tidak hanya hilang karena dicuri, rusaknya pagar juga terlihat karena longsor, seperti pagar di seberang Mall Graha Cijantung dan Pasar Induk Kramatjati.

Bahkan, lokasi longsor belum diperbaiki, tanah di sisi trotoar pun mulai mengalami erosi.



Sumber : radarbogor.id

0 komentar:

Post a Comment