Banner 1

Wednesday, 4 April 2018

176 Paket Siap Dilelang


Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULPBJ) Kabupaten Bogor men­catat, total permohonan pelelangan yang masuk dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD) mencapai 176 paket per 26 Maret.

Dan, 53 di antaranya telah se­lesai lelang dengan pagu anggaran mencapai Rp93 mi­liar. Di sisi lain, ada dua paket le­lang senilai Rp5 mililar yang gagal dan harus dilengkapi per­syaratannya lagi.

Sekretaris ULPBJ Kabupaten Bogor Indra menjelaskan, 176 paket lelang tersebut dengan rincian 26 pengadaan barang, 68 pekerjaan konstruksi, 59 jasa konsultasi, dan 23 jasa lainnya dengan total pagu ang­garan senilai Rp364 miliar.

”Dari 176 paket yang sudah ada, pemenang lelang ada 53 paket, sedang berjalan 54 paket, masa persiapan 67 paket dan batal lelang dua paket,” ujar Indra kepada Radar Bogor, Rabu (28/3).

Indra melanjutkan, dari 53 paket yang sudah selesai lelang, paling banyak dimiliki Dinas PUPR sebanyak 19 paket. Terdiri dari 16 pekerjaan fisik dan tiga konsultan. Selebihnya menye­bar mulai dari Dinas Arsip dan Perpustakaan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Pemadam Kebakaran, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Per­hubungan, RS Ciawi, RS Ci­binong, RS Cileungsi, RS Leu­wiliang, sekretariat daerah, dan sekretaris dewan.

”Dua paket yang gagal itu mi­lik Dinas PUPR dan Dinas Pem­berdayaan Masyarakat dan De­sa dengan nilai pagu ang­garan Rp5 miliar,” bebernya.

Lebih lanjut Indra menerang­kan, dua paket yang gagal le­lang, memiliki cacat pada pen­­can­tuman nomor rekening dan soal perencanaan. ”Bisa dilakukan lelang ulang jika berkas-berkas sudah lengkap dan tidak ada yang keliru,” bebernya.

Indra menambahkan, total paket 176 yang masuk terhi­tung tinggi. Rata-rata dalam sa­tu tahun, paket yang masuk di ULPBJ menyentuh angka 1.000 lelang. ”Tahun 2017 itu total paket lelang yang masuk 996,” cetusnya.

Terpisah, Kepala ULPBJ Kabupaten Bogor Budi CW menguraikan, awalnya ada 176 paket, yang selesai 53 paket dan gagal lelang dua paket. Sehingga menyisakan 121 paket lagi. Tidak menutup kemung­kinan ada gagal lelang karena setiap proses lelang berpe­luang gagal karna tidak sesuai penawaran.


Sumber : radarbogor.id

Related Posts:

  • 163 Situ DAS Ciliwung Raib Kerusakan ekologi daerah aliran sungai (DAS) Ciliwung kerap menyebabkan terjadinya bencana longsor di wilayah hulu (Puncak). Sisa tutupan hutan di kawasan Puncak pada 2016 lalu tersisa sekitar 8,9 persen dari total luas DA… Read More
  • Buru Dua Pelaku Penganiayaan Polres Bogor me­ngamankan empat pelaku penganiayaan hingga tewas terhadap seorang remaja ber­inisial UR (17), Senin (2/4). Pe­laku mengatasnamakan geng pelajar SBYM yang terdiri dari empat sekolah kejuruan yang sering mel… Read More
  • Siapkan Akrobatik Pesawat Memperingati Dirgahayu ke-72 TNI Angkatan Udara (AU), Lanud Atang Sendjaja (ATS) akan melakukan kegiatan bertajuk Open Base Atang Sendjaja 2018 pada 20-21 April mendatang.Masyarakat umum diperbolehkan memasuki lanud dan me… Read More
  • Geber Perekaman E-KTP Pemerintah Kecamatan Sukamakmur terus mengejar target perekaman e-KTP. Ini terbukti dari banyaknya warga yang rela antre untuk melakukan perekaman.Staf Pelayanan e-KTP Kecamatan Sukamakmur, Desty Andaresta Setiawan mengata… Read More
  • Bulan Depan Diresmikan Bupati Tak lama lagi masya­rakat Kecamatan Parung akan memiliki masjid besar. Pasalnya, rumah ibadah yang berada di Jalan Raya Parung No­mor 69, Desa Parung, ini akan selesai masa renovasinya.Sudah sembilan bulan Masjid Riyadhus … Read More

0 komentar:

Post a Comment