Tuesday, 16 January 2018
Home »
» Tanpa Uang Kas Khusus
Tanpa Uang Kas Khusus
Komunitas Rumah Berbagi memiliki tim kerja yang lengkap, mulai dari sekretariat, bendahara keuangan, donatur, tim liputan media seperti fotografer, food stylish, properti dan pendistribusian, khursus donasi, media and public relation, grup konsumsi, grup perizinan, grup event yang menangani kegiatan non-pelatihan, grup pelatihan boga, grup pelatihan craft, dan grup pelaksana pelatihan yang mengatur semua kegiatan dalam periode satu tahun pelatihan ke depan.
”Sengaja membentuk tim seperti organisasi perusahaan, agar semua bisa lebih mudah dan berjalan sesuai rencana,” ujarnya.
Komunitas ini tidak memiliki uang kas khusus dari anggota, sengaja agar tidak memberatkan setiap bulannya. Uang kas hanya untuk menyimpan donasi dari setiap event yang ada. ”Anggota tidak ada kewajiban berdonasi setiap bulan, anggota membayar hanya jika ada event. Jika tidak mengikuti event, tidak ada iuran apa pun,” tuturnya.
Setiap bulan juga diberikan kesempatan mengisi rubrik makanan di salah satu majalah, untuk mengisi anggota dengan ilmu dan kemajuan yang ada, kursus donasi dengan biaya murah, dan bekerja sama dengan produk untuk memberikan kursus sebagai bentuk apresiasi.
”Kami akan menyosialisasikan kepada anggota ataupun masyarakat mengenai kesehatan. Tahun ini kami ingin konsentrasi pada kanker wanita, kesehatan masyarakat, dan MPASI. Untuk bedah buku sasarannya anggota, tapi kami juga ingin melaksanakannya di lapas,” tuturnya.
Selain itu, kegiatan terbaru adalah seminar public speaking untuk meningkatkan kemampuan anggota dalam berbicara ketika memberikan pelatihan. Untuk 2018, seluruh materi sudah tersusun rapi satu tahun ke depan.
Anggota akan dibagi dalam beberapa tim. Misalkan yang memiliki keahlian membuat brownies masuk ke tim brownies dan lain-lain. Tim-tim tersebut yang akan keliling ke 18 lokasi setiap bulan. ”Setiap tahun akan meningkatkan semua sistem, skill anggota dan kualitas materi yang diberikan,” ujarnya.
Ke depan, Rumah Berbagi ingin bekerja sama dengan berbagai produk dalam menjalankan penggalangan donasi, kemudian teman-teman bisa pasang iklan dan share di media sosial. Setiap orang yang iklan di grup Komunitas Rumah Berbagi, membayar Rp20.000 sekali penayangan dan uang tersebut masuk ke kas.(rp3/c)
sumber :Radar Bogor
Related Posts:
PSG Singkirkan Barang Dagangan Berbau Neymar dari Toko Resmi Klub JAKARTA-RADAR BOGOR,Kepindahan Neymar dari Paris Saint-Germain semakin dekat. Uol Sporte melansir, pihak PSG telah membersihkan semua barang dagangan yang merujuk pada Neymar di toko resmi klub di Parc de Princes, Senin … Read More
Pemain Naturalisasi Ini Akhirnya Blak-blakan Soal Nasibnya di PSMS JAKARTA-RADAR BOGOR,Stopper naturalisasi Mohamadou Al Hadji mengaku belum mengetahui terkait nasibnya di PSMS Medan. Pasalnya, dalam tiga laga terakhir, Al Hadji tak dimainkan. Dia juga tidak tahu alasan pelatih meningg… Read More
Roadshow Honda DBL di SMA Mardi Yuana Berlangsung Semarak BOGOR-RADAR BOGOR, Roadshow Honda DBL West Java Series Region Bogor 2019 di SMA Mardi Yuana, Kota Bogor, berlangsung semarak Senin (12/8/2019). Dimulai pukul 10.00 WIB, roadshow diawali dengan game-game seru. Para … Read More
Gelandang Borneo FC Asal Ternate Ini Punya Potensi jadi Pemain Profesional JAKARTA-RADAR BOGOR,Gelandang Borneo FC Asal Ternate Muhammad Sihran mulai konsisten mendapat kesempatan bermain. Pemain yang sebelumnya lebih banyak menghangatkan bangku cadangan ini mulai mendapat kepercayaan pelatih.… Read More
Bayern Muenchen Pengin Pinjam Philippe Coutinho JAKARTA-RADAR BOGOR,Bayern Muenchen sedang berusaha mendatangkan Philippe Coutinho dari Barcelona dengan status pinjaman selama dua musim. Klub raksasa Jerman itu akan membayar gaji Coutinho. Cara tersebut pernah mereka… Read More
0 komentar:
Post a Comment