Banner 1

Wednesday, 10 January 2018

Optimalkan 13 Kawasan Industri


JAKARTA–Kawasan industri menjadi magnet bagi investor untuk bertanam modal di ta­nah air. Tahun ini ada 13 kawasan industri dengan nilai investasi hingga Rp250,7 triliun yang ditargetkan ba­kal dikembangkan.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan, pemerintah akan melakukan road show kepada investor potensial. Pemerintah juga telah memfasilitasi pembangunan sejumlah kawasan indus­tri terpadu. ”Pembangunan ka­wasan industri juga merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi ketimpangan ekonomi dalam negeri,’’ ujarnya.

Tiga belas kawasan industri (KI) yang dimaksud, di antaranya, KI Morowali di Sulawesi Tengah, KI Sei Mangkei di Sumatera Utara, KI JIIPE di Jawa Timur, KI Kendal di Jawa Tengah, dan kawasan-kawasan industri lain yang tersebar di beberapa wilayah.

’’Pemerintah telah memberikan kemudahan berinvestasi di dalam kawasan industri, antara lain, melalui pemberian insentif fiskal dan nonfiskal serta pembentukan satgas untuk penyediaan gas, listrik, air, SDM, lahan, tata ruang, dan lain-lain,’’ ujarnya.

Sementara itu, menurut Menperin, proyeksi investasi di sektor manufaktur tahun ini tercatat Rp352 triliun.

’’Dengan adanya investasi di sektor industri, tercipta lapangan kerja baru dan multiplier effect seperti peningkatan nilai tambah dan penerimaan devisa dari ekspor,’’ paparnya.

Kementerian Perindustrian mencatat, ekspor industri pengolahan nonmigas sampai November 2017 mencapai USD 114,67 miliar atau naik 14,25 persen dibandingkan periode yang sama 2016 sekitar USD 100,36 miliar. Ekspor industri pengolahan nonmigas memberikan kontribusi hingga 74,51 persen dari total ekspor nasional sampai November 2017 yang mencapai USD 153,90 miliar.

Ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Faisal Basri mengatakan, pe­merintah perlu menjamin ke­nyamanan investasi untuk investor yang baru masuk.

Pe­merintah juga tidak boleh terlalu asyik mencari investasi baru tanpa memperhatikan pemodal yang sudah ada di Indonesia. ’’Jadi, jangan terlalu fokus me­ngundang banyak investor baru, tapi tidak mem­per­taha­n­kan investor yang sudah ada,’’ tutur Faisal.(agf/c15/sof)

sumber :Radar Bogor

Related Posts:

  • Puncak Ditutup, TSI Tetap Beroperasi CISARUA–RADAR BOGOR, Jalur Puncak yang ditutup selama 10 hari, tak berimbas pada operasional Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua. Objek wisata nasional itu tetap dibuka seperti biasa. Hanya saja, pengunjung harus melewati… Read More
  • Terduga Teroris Diamankan di Leuwiliang BOGOR–RADAR BOGOR, Warga Kampung Setu Lebak RT 02/06, Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, kemarin (7/2) gempar dengan kedatangan sejumlah personel polisi ke salah satu rumah. Kabar yang beredar, polisi … Read More
  • Evakuasi Longsor Puncak Dihentikan, 13 KK Terisolasi di Tugu Utara BOGOR–RADAR BOGOR< Korban longsor di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, sangat berharap bantuan pemerintah. Penelusuran Radar Bogor, sebanyak 13 KK (kepala keluarga) masih mengungsi di rumah-rumah kera… Read More
  • SMP dan SMK Islam PUI Diluncurkan BOGOR-Dewan Pengurus Daerah Persatuan Umat Islam (PUI) Kota Bogor, Lembaga Pendidikan PUI menggelar tablig akbar dalam rangka launching SMP dan SMK Islam PUI.Ketua Umum DPD PUI Kota Bogor Yaya Sukarya menga­takan, acara te… Read More
  • Rusak Maksimal, Korban Minimal, Gempa Sampai Miringkan Gedung TAIPEI–RADAR BOGOR, Lin Ching-wen masih sibuk di restorannya yang terletak di dekat Rumah Sakit Militer Hualien saat merasakan guncangan hebat pada Selasa malam (6/2). Dia langsung bergegas mengajak anak-anak dan istrin… Read More

0 komentar:

Post a Comment