Wednesday, 11 April 2018
Kursi Dewan Bertambah, Bupati Ingin Pemekaran
CIBINONG–RADAR BOGOR,Bertambahnya jumlah kursi DPRD Kabupaten Bogor dari 50 menjadi 55 kursi, disambut baik Bupati Bogor Nurhayanti. Penambahan ini, kata dia, akan semakin memperkuat daerah pemilihan (dapil) yang diwakili para legislatif.
”Jumlah itu (55 kursi) tidak masalah, justru akan memperkuat dapil masing-masing. Saya juga akan lebih mengakomodir seluruh aspirasi masyarakat dengan dilayani 55 wakil rakyat,” ujar Nurhayanti kepada Radar Bogor, kemarin (9/4).
Penambahan jumlah kursi dewan tidak lain lantaran naiknya jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang sudah mencapai angka 5,7 juta jiwa. Menurut Nurhayanti, jumlah penduduk sebanyak ini sebenarnya sudah tidak ideal ditangani pemkab.
Sehingga, kata dia, harus segera dimekarkan jadi daerah baru. Walaupun itu masih sulit direalisasikan karena adanya moratorium (penundaan) pembentukan daerah otonomi baru (DOB) oleh pemerintah pusat.
Tapi Nurhayanti tak patah arang.Dia tetap mendorong pemerintah provinsi mengawal pemekaran dalam rangka melakukan percepatan pembangunan dan pemberian kesejahteraan kepada masyarakat Kabupaten Bogor.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ilham Permana mengaku, belum menerima laporan resmi terkait penambahan kursi tersebut. Namun ia memandang baik hal itu selama untuk meningkatkan kinerja DPRD Kabupaten Bogor.
Sebab, Kabupaten Bogor memiliki teritorial yang sangat luas dengan 40 kecamatan dan 434 desa/kelurahan. Lalu, dengan jumlah penduduk sebanyak lima juta orang dan jumlah pemilih lebih dari tiga juta orang.
”Jadi sebenarnya kita ini setara dengan provinsi ke-13. Kalau secara jumlah penduduk, wajar saja kalau anggota dewan di sela kesibukannya juga mungkin perlu penambahan personel, dan ini ditangkap baik oleh KPUD,” ungkapnya.
Karena itu, sambungnya, penambahan kursi legislatif harus membuat anggota dewan semakin efektif dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai wakil rakyat. Meski memang semua sudah bekerja maksimal. Hanya saja, kata dia, dengan teritorial yang luas dan jumlah penduduk yang banyak sehingga masih banyak sebagian orang yang merasa kurang dengan kinerja anggota dewan.
”Tetapi kami sudah berupaya semaksimal mungkin menjalankan tugas pokok dan fungsi kami sebagai anggota DPRD. Nah, untuk meminimalisir hal itu, mungkin ditangkap baik oleh KPU. Makanya ditambah kursi untuk Kabupaten Bogor,” pungkasnya.
sumber: radarbogor.id
Related Posts:
Komitmen Kembangkan ”Surga Baru” di Bogor LEUWILIANG–RADAR BOGOR,Calon bupati Bogor nomor urut 2 Ade Yasin terpesona akan keindahan alam yang disajikan saat menghadiri Gathering Pancakarsa di Desa Purasari Kecamatan Leuwiliang, Minggu (8/4). Wilayah yang lebih dik… Read More
Agustus, Bawaslu Kabupaten-Kota Permanen JAKARTA–RADAR BOGOR,Memasuki usia satu daswarsa, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) punya tugas yang semakin berat. Tahun ini mereka harus mengawal pilkada serentak di 171 daerah. Sedangkan tahun depan, tugas mengawal pilpre… Read More
Panwaslu: Tempat Ibadah Harus Steril dari Kampanye CIBINONG–RADAR BOGOR,Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bogor mewanti-wanti agar lima pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Bogor tidak berkampanye di tempat ibadah. Potensi kampanye di tempat ibadah … Read More
Bima Buka Sayembara Lawan Dedie BOGOR–RADAR BOGOR,Legenda bulu tangkis dunia ganda putra dari Indonesia, Ricky Ahmad Subagja, akan menjalani laga persahabatan di Kota Bogor. Mantan pasangan Rexy Mainaky yang berhasil menjuarai hampir seluruh turnamen b… Read More
PTUN Tolak Gugatan Partai Idaman JAKARTA-RADAR BOGOR,Upaya Partai Islam Damai Aman (Idaman) menjadi peserta Pemilu 2019 akhirnya kandas. Sebab, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta menolak gugatan yang diajukan partai pimpinan Rhoma Irama itu.Ketua… Read More
0 komentar:
Post a Comment