Banner 1

Monday, 2 April 2018

Ketua MPR Bekali Ilmu Kebangsaan


Ribuan santri Pondok Pesantren Daruul Ulum di kawasan Lido, Desa Ciburuy,  Kecamatan Cigombong, ikut sosialisasi empat pilar kebangsaan yang disampaikan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan, kemarin (28/3).

Dalam sosialisasinya, Zulhasan -sapaan akrabnya- menjabarkan soal Pancasila, undang-undang, ketetapan MPR, serta kedaulatan Bineka Tunggal Ika. Zulhasan juga meminta agar anak pesantren menjaga persatuan dan kesatuan, karena dengan Pancasila demokrasi bisa jadi pemersatu bangsa, melahirkan keadilan, serta agama.

”Ada dua syarat yang bisa memajukan negara, satu ilmu dan kedua akhlak. Ilmu dapat menentukan masa depan generasi muda bangsa. Apabila tidak memiliki ilmu, maka rusaklah negara kita ini. Akhlak sendiri sangat diperlukan di suatu negara karena yang tidak berakhlak maka negara tersebut hancur,” bebernya di hadapan para santri.

Ia juga berharap anak pesantren dapat memperkokoh dan menjadi pemersatu bangsa. Sehingga, kemajuan bangsa ini tetap bisa terlaksana sesuai UUD 1945.

”Harapan saya anak-anak ini dapat menjadi  penerus bangsa yang kokoh dan pantang menyerah, sesuai dengan pedoman pancasila,” tukasnya.

Di tempat yang sama, KH Yazid Dimyati, pimpinan Ponpes Daarul Ulum, mengapreasi kedatangan ketua MPR RI tersebut di pondok pesantren yang ia pimpin. Dengan adanya pendidikan kenegaraan seperti ini, kata dia, anak pesantren menjadi tidak buta.

”Yang dapat saya pahami adalah anak pesantren ini dapat ilmu yang baik dan benar, serta tau tokoh di negara ini,” tambahnya.


Sumber : radarbogor.id

0 komentar:

Post a Comment