Monday, 2 April 2018
Home »
bogor raya
» BPHTB dan PBB-P2, Dominasi Pajak Cileungsi
BPHTB dan PBB-P2, Dominasi Pajak Cileungsi
Wilayah Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, menjadi salah satu target pendapatan daerah yang bersumber dari pajak. Dalam sehari, UPT Pajak Cileungsi harus menyerap pajak hingga Rp150 juta.
”Di sini potensinya besar. Target yang dibebankan pun sangat besar,” ujar Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) UPT Pajak Cileungsi Herry Gianantha.
Untuk memenuhi target, kata dia, UPT Pajak Cileungsi yang kini digabung dengan UPT Pajak Gunungputri menjadi UPT PD Dua Cileungsi-Gunungputri, harus memaksimalkan sumber-sumber pendapatan yang ada.
”Saat ini kami di-merger. Namun untuk UPT Pajak Cileungsi, sehari pajak yang dihasilkan mencapai Rp150 juta,” ujarnya.
Dari pendapatan tersebut, pemasukan pajak terbesar berasal dari pengalihan pengelolaan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) serta pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2). Dari sembilan sumber pajak, dua sumber pajak tersebut mencapai 70 persen (selengkapnya lihat grafis).
”Paling kecil itu sumber pajak dari genset dan hotel,” tuturnya.
Akan tetapi, pendapatan Rp150 juta tersebut belum termasuk progam mobil pajak keliling (mobiling). Dalam satu hari, kata dia, program mobiling tersebut mencapai Rp40 juta.
”Kalau digabung dengan penghasilan pajak dari mobiling, total dalam sehari omzetnya sampai 190 juta. Mobiling bahkan mendominasi PAD pembayaran PBB P2 dan BPHTB,” tukasnya.
Sumber : radarbogor.id







0 komentar:
Post a Comment