CIAWI–RADAR BOGOR, Meski ditarget beroperasi bulan depan, tapi pembangunan tol Bogor, Ciawi, Sukabumi (Bocimi) masih terkendala lahan.
Pasalnya, ada sekitar 20 titik lokasi di Kecamatan Ciawi, Caringin, dan Cigombong yang belum dibebaskan. Kondisi tersebut menghambat pengerjaan konstruksi berupa ramp keluar masuk di beberapa titik.
Alhasil, pengerjaan konstruksi tersendat. Pembangunan ramp keluar-masuk jalan tol di dua lokasi menunggu lahan di bawahnya dibebaskan terlebih dahulu. “Khususnya yang Caringin dan Cigombong terganggu untuk kaki simpang susun,” jelasnya kepada Radar Bogor belum lama ini.
Khusus lokasi di Kecamatan Cigombong, merupakan permintaan dari warga yang merasa terdampak. Sehingga meminta kepada pihak pelaksana untuk lahannya juga ikut dibebaskan. “Di Cigombong ada lahan terdampak, sekarang mau proses appraisal. Lahan punya warga, sudah mau tapi kan munculnya baru,” terangnya.
Selain itu, beberapa ramp di lokasi lainnya sudah mulai tahap pengecoran span. Seperti di Ciawi yang sebentar lagi proses pengecoran tiga span, serta di Cigombong pengecoran dua span. “Tinggal ramp-rampnya, kalau jalan utama sudah jadi kaki-kaki simpang susun,” kata Joko.
Meski ditarget untuk beroperasi pada September 2018, tapi ia mengaku optimis. Joko berharap, cuaca mendukung untuk merampungkan proyek Tol Bocimi secara keseluruhan.
“Targetnya September tahun ini beroperasi. Kalau cepet bebas sih terkejar, selama tidak hujan,” tukasnya.
Sumber: Radar Bogor
0 komentar:
Post a Comment